Paramadina Graduate Schools

Home Thesis Pengembangan Program Nuklir Iran Menurut Hukum Internasional

Pengembangan Program Nuklir Iran Menurut Hukum Internasional

E-mail Cetak PDF

 

 

 

Name

:

Dwi Sasongko

Occupation

:

Deputy Managing Editor Seputar Indonesia Daily Gedung Annex, Komp. Menara Kebon Sirih Jl. Kebon Sirih Raya 17-19

Student Number

:

209131002

Abstract

:

Iran mendapat perhatian serius masyarakat internasional karena program nuklirnya yang mengundang kontroversi. Sejumlah negara yang dimotori Amerika Serikat (AS) dengan mengatasnamakan masyarakat internasional mencurigai Iran sedang mengembangkan senjata nuklir. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pun memberikan sanksi kepada Iran. Namun, sanksi DK PBB tidak membuat Iran menghentikan program nuklirnya. Karena Iran berpandangan sebagai negara penandatangan NPT (the nuclear non proliferationtreaty), Iran memiliki hak mutlak untuk mengembangkan nuklir untuk tujuan damai. Dalam kaitan itu, penelitian ini menganalisis faktor apa saja yang membuat Iran dicurigai mengembangkan senjata nuklir dan apakah program nuklir Iran tersebut melanggar hukum internasional atau tidak sehingga Iran memang layak diberi sanksi oleh DK PBB. Ada dua faktor utama munculnya kecurigaan terhadap program nuklir Iran. Kepemimpinan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang sangat anti AS dan anti Israel menjadi salah satu penyebab munculnya kecurigaan tersebut. Faktor lainnya adalah kemajuan teknologi rudal Iran yang makin canggih. Pada kenyataannya, kecurigaan tersebut dimunculkan untuk menghalangi Iran menguasai teknologi nuklir. Iran yang memiliki teknologi nuklir bisa mengganggu kepentingan AS dan negara-negara aliansinya di Timur Tengah terutama Israel. Apalagi pasca Perjanjian Camp David tahun 1978 dan tumbangnya rezim Saddam Hussein di Irak tahun 2003, Iran dinilai menjadi negara yang paling berpengaruh di Timur Tengah. Apalagi ada dualisme sikap terhadap kepemilikan teknologi nuklir suatu negara. Dulu, program nuklir Iran didukung oleh AS dan negara-negara sekutunya pada tahun 1950-an. Namun, begitu terjadi Revolusi Islam Iran tahun 1979, bantuan AS pada program nuklir Iran dihentikan. Sejak itu, AS memusuhi Iran. AS juga menggandeng negara-negara sekutunya untuk terus mengganggu Iran termasuk dalam program nuklirnya. Standar ganda juga ditunjukkan DK PBB dengan membiarkan negara-negara non NPT, yakni India, Israel, dan Pakistan memiliki senjata nuklir. Dalam tubuh DK PBB pun sebenarnya terdapat perbedaan pandangan dalam menyikapi masalah program nuklir Iran. Misalnya, meski Rusia dan China setuju pemberian sanksi terhadap Iran, namun kedua negara tersebut menolak opsi militer seperti yang diusulkan AS terhadap penyelesaian kasus nuklir Iran. Kedekatan Rusia dan China dengan Iran yang merupakan merupakan mitra bisnis membuat kedua negara tersebut tetap menjalin hubungan baik dengan Iran. Sikap mendua Rusia dan China terhadap Iran tersebut muncul karena bagaimanapun mereka tidak bisa mengabaikan pengaruh dan kekuatan politik AS yang menginginkan pemberian sanksi lewat DK PBB kepada Iran. Faktor-faktor itu merupakan jawaban mengapa Rusia dan China akhirnya berubah mendukung keluarnya Resolusi 1929 tahun 2010 meskipun sebelumnya mereka tidak menyetujui pemberian sanksi lagi kepada Iran.Karena itu, adanya tarik menarik kepentingan antar negara-negara anggota tetap DK PBB tersebut dapat diartikan bahwa pemberian sanksi kepada Iran tersebut bermuatan politis. Selain IAEA tidak pernah menemukan bukti keberadaan senjata nuklir di Iran, pemberian sanksi itu tidak sah karena hanya berdasarkan kecurigaan-kecurigaan semata. Jadi dalam program nuklirnya, Iran tidak bisa dikatakan melanggar hukum internasional. Karena NPT menjamin setiap negara peserta bisa mengembangkan teknologi nuklir untuk kepentingan damai.

 

Kata kunci: Program Nuklir Iran, Amerika Serikat, IAEA, DK PBB, Hukum

Internasional

 

:

 

cialis super active opinionicialis super active informationcialis super active plus 20 mgcialis super active onlinecialis super active prezzocialis super active opinionicialis super active sverige

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 15 Juni 2017 17:10 )  
Peran Indonesia Dalama Proses Perdamaian Palestina –Israel (Analisa Model Diplomasi) Peran Indonesia  Dalama Proses Perdamaian Palestina –Israel (Analisa Model Diplomasi)       Name : Hariqo Wibawa Satria Occupation : Head of Department Foreign News Production ANTARA Perum LKBN ANTARA Jl. Merdeka Selatan 17 Jakarta 10110 Student Number : 209131003 Abstract : This research tries to answer the question on why SBY’s government (2004-2009) was very interested with resolution of conflict between Palestine and Israel. SBY showed his interest in the conflict b... More detail
Investasi Taiwan di China Daratan dan Strategi Presiden MA Ying-JEOU dalam Hubungan Lintas Selat Investasi Taiwan di China Daratan dan Strategi Presiden MA Ying-JEOU dalam Hubungan Lintas Selat   Name : Mohammad Anthoni Occupation : Head of Department Foreign News Production ANTARA Perum LKBN ANTARA Jl. Merdeka Selatan 17 Jakarta 10110 Student Number :   Abstract : Over the past few years Taiwan has produced ―Twin Miracle‖ of economic development and political reforms. With 23 million population and per capita national income of over US$15,000, it is one of the wealthiest c... More detail
National Interests, Regionalism and Free Trade: The case of Indonesia in ASEAN-China Free Trade Area. National Interests, Regionalism and Free Trade:  The case of Indonesia in ASEAN-China Free Trade Area.     Name : Tatyana Sutara Occupation : President PT. Primarail International Sequis Center 10th floor Jl. Jend. Sudirman kav.70-71 Jakarta Student Number : 209131009 Abstract : Abstract: Countries engage in free trade agreement to enhance their economic activities by opening up their markets. While free trade creates opportunities at the same time it brings threats to national inte... More detail
Pengembangan Program Nuklir Iran Menurut Hukum Internasional       Name : Dwi Sasongko Occupation : Deputy Managing Editor Seputar Indonesia Daily Gedung Annex, Komp. Menara Kebon Sirih Jl. Kebon Sirih Raya 17-19 Student Number : 209131002 Abstract : Iran mendapat perhatian serius masyarakat internasional karena program nuklirnya yang mengundang kontroversi. Sejumlah negara yang dimotori Amerika Serikat (AS) dengan mengatasnamakan masyarakat in... More detail
Indonesia’s Energy Diplomacy on Fossil Energy Toward 2025 ( Observation 2010) Indonesia’s Energy Diplomacy on Fossil Energy Toward 2025 ( Observation 2010)     Name : Lina Nursanty Occupation : Journalist Pikiran Rakyat Student Number : 209131006 Abstract : The study of energy security especially fossil energy was dominated by elaborating the position of energy demand and supply. This research elaborates factors that might influence Indonesia’s energy diplomacy toward 2025. Due to the fact that fossil energy reserve especially oil had ... More detail

Ruang Sevila Toledo

Ruang Kelas

Ruang Diskusi

Auditorium

library 3

library 2

library

Most Recents

Interaksi Produktif Antar Warga ASEAN Bisa Hindari Perang Interaksi Produktif Antar Warga ASEAN Bisa Hindari Perang 04.12.14 -   JAKARTA - Komunitas ASEAN resmi akan dimulai pada 31 Desember 2015. Semua negara ASEAN tentunya terus menyusun strategi agar kepentingan nasionalnya tidak dirugikan. Berbagai perbedaan pendapat mulai muncul antar negara ASEAN.Hariqo Wibawa Satria dari Komunitas Peduli ASEAN mengatakan, berbagai gesekan sangat mungkin terjadi di laut, udara dan perbatasan. Namun, semua itu bisa diatasi dengan aturan yang jelas dan adil."Interaksi yang produktif dan kuat antar sesama warga negara di ASEAN bi... More detail
CoC ASEAN - Tiongkok soal laut Tiongkok Selatan CoC ASEAN - Tiongkok soal laut Tiongkok Selatan 04.11.14 -     Oleh : Mohammad Anthoni   " Kalaupun CoC berhasil tersusun, do dan dont dari CoC hanya akan efektif jika para pihak bisa saling menegakkan CoC." Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada KTT ke-24 ASEAN di Nay Pyi Taw, Myanmar, Mei lalu, tegas berujar soal persoalan Laut Tiongkok Selatan "kami tidak dapat ditarik oleh Amerika Serikat atau oleh Tiongkok."Pada KTT terakhir sebelum digantikan oleh Presiden Joko Widodo per 20 Oktober lalu itu, SBY juga meminta ke... More detail
ROARING LION AFRICA NEXT GLOBAL MARKET FRONTIER 24.10.14 - By Mohammad Anthoni Jakarta, Oct 23 (Antara) - Africa's image of being ravaged by famine, civil war, malnutrition, and disease has changed to one of deliberate progress as it has become the next global market frontier, attendees of an Africa Rising seminar noted. The recent half-day seminar was organized by the embassies of various African countries and the Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia. All five ambassadors from the African countries of Zimbabwe, South Africa, Nigeria... More detail
Palestina, Timur Tengah, dan Tanggung Jawab Indonesia: Menyongsong Kemerdekaan Palestina 22.09.14 - Oleh: Muhammad Najib Sejak runtuhnya Kesultanan Turki Usmani 1923 yang mengontrol seluruh Timur Tengah,  pengendalian Palestina beralih sepenuhnya ke tangan Inggris. Gerakan Zionis yang lama berjuang menemukan pintu masuk sejalan dengan desain Barat pasca Perang Dunia Pertama yang ingin memecah-belah Timur Tengah dan menancapkan duri di dalamnya secara permanen.Atas restu Inggris ditandai dengan Deklarasi Balfour tahun 1917 dan Bantuan Barat,  orang-orang Yahudi dari seluruh penjuru dunia ter... More detail
Indonesia Is at a Crossroads - Its Future as a Pluralistic Democracy Hangs in the Balance 01.07.14 - A nation "at the crossroads" is a well-worn and overused phrase, but it is one that befits Indonesia today. On 9 July, the world's largest Muslim-majority nation, third largest democracy, fourth most populous nation and south-east Asia's largest economy will elect a new President. The two candidates, Prabowo Subianto and Joko Widodo (known as "Jokowi") represent a very clear and contrasting choice: between the past and the future, a return to authoritarianism or a deepening of democracy, and be... More detail

Event

AKSES KEADILAN BURUH MIGRAN INDONESIA JADI SOROTAN AKSES KEADILAN BURUH MIGRAN INDONESIA JADI SOROTAN 28.10.13 -     Persoalan buruh migran mengemuka dalam acara peluncuran laporan berjudul ‘Akses Keadilan Buruh Migran Indonesia di Negara Asal: Studi Kasus Indonesia’ yang diselenggarakan di Paramadina Graduate School Jakarta pada Rabu (16/10). Laporan penelitian ini memetakan dan mengevaluasi opsi ganti rugi yang tersedia bagi buruh migran di negara asalnya. Akademisi hukum senior Bassina Farbenblum dan Eleanor Taylor-Nicholson dari Universitas New South Wales dan Sarah Paoletti dari Univ... More detail
FORUM KAJIAN PEMBANGUNAN: Multi-dimensional poverty of children in Indonesia: Introducing the associative approach in policy making 22.10.13 - FORUM KAJIAN PEMBANGUNAN Bersama ini mengundang Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk menghadiri seri Forum Kajian Pembangunan, dengan Universitas Paramadina sebagai tuan rumah pada bulan Oktober 2013, dengan program acara sebagai berikut: Jumat, 25 Oktober, 14.00 - 15.30 WIBRuang Toledo, Kampus Pascasarjana Universitas Paramadina. The Energy Building, lantai 22, SCBD Lot 11A, Jl. Jend. Sudirman 52-53, Jakarta.Multi-dimensional poverty of children in Indonesia: In... More detail
Great Britain Week Launch Great Britain Week Launch 17.09.13 -     British Embassy Jakarta will hold a “GREAT Britain Week” in Senayan City mall from 17-22 Septeember 2013. “GREAT Britain Week” is a series of high profile events showcasing the very best of British products from innovation, technology, education, fashion, sports, tourism and music. The event features the presence of experts in respective sectors from fashion designers, music bands, professors, local celebrities/models to the fastest man in the world! The Great Britain Week cele... More detail
His Royal Highness Prince Andrew To Visit Indonesia His Royal Highness Prince Andrew To Visit Indonesia 17.09.13 -   His Royal Highness Prince Andrew, the Duke of York, will visit Indonesia from 18 to 20 September 2013. The visit will focus on deepening UK bilateral relations including in trade and investment, science and innovation as well as education.   During his visit, Prince Andrew will meet Vice President Prof Dr Boediono, Co-ordinating Minister for Economic Affairs Hatta Rajasa and Trade Minister Gita Wirjawan. The visit also involves His Royal Highness attending a number of public events, i... More detail
4000 ASEAN Holding Hands around Monas 4000 ASEAN Holding Hands around Monas 17.09.13 -       The local community commonly spend their Sundays with their familys. The people of Jakarta generally enjoy exercising around the area of the National Monument (Monas). However, there was something different about Monas on Sunday (15 September 2013). Thousands of people visiting Monas held hands together encircling Jakarta's well-renowned symbol. Men and women, young and old, all crossed one hand over the other around the Monas perimeter. These were not only Jakarta citizens, but al... More detail

JEvents Calendar

September 2017
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

News

Interaksi Produktif Antar Warga ASEAN Bisa Hindari Perang Interaksi Produktif Antar Warga ASEAN Bisa Hindari Perang 04.12.14 -   JAKARTA - Komunitas ASEAN resmi akan dimulai pada 31 Desember 2015. Semua negara ASEAN tentunya terus menyusun strategi agar kepentingan nasionalnya tidak dirugikan. Berbagai perbedaan pendapat mulai muncul antar negara ASEAN.Hariqo Wibawa Satria dari Komunitas Peduli ASEAN mengatakan, berbagai gesekan sangat mungkin terjadi di laut, udara dan perbatasan. Namun, semua itu bisa diatasi dengan aturan yang jelas dan adil."Interaksi yang produktif dan kuat antar sesama warga negara di ASEAN bi... More detail
CoC ASEAN - Tiongkok soal laut Tiongkok Selatan CoC ASEAN - Tiongkok soal laut Tiongkok Selatan 04.11.14 -     Oleh : Mohammad Anthoni   " Kalaupun CoC berhasil tersusun, do dan dont dari CoC hanya akan efektif jika para pihak bisa saling menegakkan CoC." Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada KTT ke-24 ASEAN di Nay Pyi Taw, Myanmar, Mei lalu, tegas berujar soal persoalan Laut Tiongkok Selatan "kami tidak dapat ditarik oleh Amerika Serikat atau oleh Tiongkok."Pada KTT terakhir sebelum digantikan oleh Presiden Joko Widodo per 20 Oktober lalu itu, SBY juga meminta ke... More detail
ROARING LION AFRICA NEXT GLOBAL MARKET FRONTIER 24.10.14 - By Mohammad Anthoni Jakarta, Oct 23 (Antara) - Africa's image of being ravaged by famine, civil war, malnutrition, and disease has changed to one of deliberate progress as it has become the next global market frontier, attendees of an Africa Rising seminar noted. The recent half-day seminar was organized by the embassies of various African countries and the Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia. All five ambassadors from the African countries of Zimbabwe, South Africa, Nigeria... More detail
Palestina, Timur Tengah, dan Tanggung Jawab Indonesia: Menyongsong Kemerdekaan Palestina 22.09.14 - Oleh: Muhammad Najib Sejak runtuhnya Kesultanan Turki Usmani 1923 yang mengontrol seluruh Timur Tengah,  pengendalian Palestina beralih sepenuhnya ke tangan Inggris. Gerakan Zionis yang lama berjuang menemukan pintu masuk sejalan dengan desain Barat pasca Perang Dunia Pertama yang ingin memecah-belah Timur Tengah dan menancapkan duri di dalamnya secara permanen.Atas restu Inggris ditandai dengan Deklarasi Balfour tahun 1917 dan Bantuan Barat,  orang-orang Yahudi dari seluruh penjuru dunia ter... More detail
Indonesia Is at a Crossroads - Its Future as a Pluralistic Democracy Hangs in the Balance 01.07.14 - A nation "at the crossroads" is a well-worn and overused phrase, but it is one that befits Indonesia today. On 9 July, the world's largest Muslim-majority nation, third largest democracy, fourth most populous nation and south-east Asia's largest economy will elect a new President. The two candidates, Prabowo Subianto and Joko Widodo (known as "Jokowi") represent a very clear and contrasting choice: between the past and the future, a return to authoritarianism or a deepening of democracy, and be... More detail

Indonesian (ID)