Paramadina Graduate Schools

Home News Interaksi Produktif Antar Warga ASEAN Bisa Hindari Perang

Interaksi Produktif Antar Warga ASEAN Bisa Hindari Perang

E-mail Cetak PDF

Seminar Umum Strengthening Political Governance For Peace, Security dan Stability in ASEAN

 

JAKARTA - Komunitas ASEAN resmi akan dimulai pada 31 Desember 2015. Semua negara ASEAN tentunya terus menyusun strategi agar kepentingan nasionalnya tidak dirugikan. Berbagai perbedaan pendapat mulai muncul antar negara ASEAN.

Hariqo Wibawa Satria dari Komunitas Peduli ASEAN mengatakan, berbagai gesekan sangat mungkin terjadi di laut, udara dan perbatasan. Namun, semua itu bisa diatasi dengan aturan yang jelas dan adil.

"Interaksi yang produktif dan kuat antar sesama warga negara di ASEAN bisa mencegah konfrontasi bahkan perang," ujarnya. Hariqo juga mengingatkan potensi perang informasi di dunia maya. “Kita perlu media berskala internasional yang mengcover ASEAN, bahkan dunia,” jelas Hariqo.

Hal itu disampaikannya dalam Seminar Umum “Strengthening Political Governance For Peace, Security dan Stability in ASEAN” yang digelar Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Jayabaya, Jakarta, di Gedung Rektorat Universitas Jayabaya, Rabu (3/12) sore. Seminar politik keamanan ini dihadiri 110 orang.

Sementara Kasi HAM, Dit Polkam ASEAN, Kemlu RI, Daniel Ardiles Simanjuntak mengatakan, ada tiga karakteristik Komunitas Politik Keamanan di ASEAN. Yaitu, pembentukan norma, tanggung jawab bersama terhadap keamanan, dinamis, outward looking dalam melihat dunia yang semakin terintegrasi dan interpenden.

Pembicara lain, Rocky Intan dari CSIS mengatakan, perang dalam artian kontak langsung memang kecil kemungkinannya, namun perang di bidang ekonomi sekarang ini juga sedang terjadi. "Justru yang perlu diantisipasi adalah konflik yang terjadi di dalam negeri setiap negara ASEAN,” jelasnya.

 

Sumber:

http://international.sindonews.com/read/932647/40/interaksi-produktif-antar-warga-asean-bisa-hindari-perang-1417619025

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 15 Juni 2017 17:50 )  

Ruang Sevila Toledo

Ruang Kelas

Ruang Diskusi

Auditorium

library 3

library 2

library

Most Recents

Interaksi Produktif Antar Warga ASEAN Bisa Hindari Perang Interaksi Produktif Antar Warga ASEAN Bisa Hindari Perang 04.12.14 -   JAKARTA - Komunitas ASEAN resmi akan dimulai pada 31 Desember 2015. Semua negara ASEAN tentunya terus menyusun strategi agar kepentingan nasionalnya tidak dirugikan. Berbagai perbedaan pendapat mulai muncul antar negara ASEAN.Hariqo Wibawa Satria dari Komunitas Peduli ASEAN mengatakan, berbagai gesekan sangat mungkin terjadi di laut, udara dan perbatasan. Namun, semua itu bisa diatasi dengan aturan yang jelas dan adil."Interaksi yang produktif dan kuat antar sesama warga negara di ASEAN bi... More detail
CoC ASEAN - Tiongkok soal laut Tiongkok Selatan CoC ASEAN - Tiongkok soal laut Tiongkok Selatan 04.11.14 -     Oleh : Mohammad Anthoni   " Kalaupun CoC berhasil tersusun, do dan dont dari CoC hanya akan efektif jika para pihak bisa saling menegakkan CoC." Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada KTT ke-24 ASEAN di Nay Pyi Taw, Myanmar, Mei lalu, tegas berujar soal persoalan Laut Tiongkok Selatan "kami tidak dapat ditarik oleh Amerika Serikat atau oleh Tiongkok."Pada KTT terakhir sebelum digantikan oleh Presiden Joko Widodo per 20 Oktober lalu itu, SBY juga meminta ke... More detail
ROARING LION AFRICA NEXT GLOBAL MARKET FRONTIER 24.10.14 - By Mohammad Anthoni Jakarta, Oct 23 (Antara) - Africa's image of being ravaged by famine, civil war, malnutrition, and disease has changed to one of deliberate progress as it has become the next global market frontier, attendees of an Africa Rising seminar noted. The recent half-day seminar was organized by the embassies of various African countries and the Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia. All five ambassadors from the African countries of Zimbabwe, South Africa, Nigeria... More detail
Palestina, Timur Tengah, dan Tanggung Jawab Indonesia: Menyongsong Kemerdekaan Palestina 22.09.14 - Oleh: Muhammad Najib Sejak runtuhnya Kesultanan Turki Usmani 1923 yang mengontrol seluruh Timur Tengah,  pengendalian Palestina beralih sepenuhnya ke tangan Inggris. Gerakan Zionis yang lama berjuang menemukan pintu masuk sejalan dengan desain Barat pasca Perang Dunia Pertama yang ingin memecah-belah Timur Tengah dan menancapkan duri di dalamnya secara permanen.Atas restu Inggris ditandai dengan Deklarasi Balfour tahun 1917 dan Bantuan Barat,  orang-orang Yahudi dari seluruh penjuru dunia ter... More detail
Indonesia Is at a Crossroads - Its Future as a Pluralistic Democracy Hangs in the Balance 01.07.14 - A nation "at the crossroads" is a well-worn and overused phrase, but it is one that befits Indonesia today. On 9 July, the world's largest Muslim-majority nation, third largest democracy, fourth most populous nation and south-east Asia's largest economy will elect a new President. The two candidates, Prabowo Subianto and Joko Widodo (known as "Jokowi") represent a very clear and contrasting choice: between the past and the future, a return to authoritarianism or a deepening of democracy, and be... More detail

Event

AKSES KEADILAN BURUH MIGRAN INDONESIA JADI SOROTAN AKSES KEADILAN BURUH MIGRAN INDONESIA JADI SOROTAN 28.10.13 -     Persoalan buruh migran mengemuka dalam acara peluncuran laporan berjudul ‘Akses Keadilan Buruh Migran Indonesia di Negara Asal: Studi Kasus Indonesia’ yang diselenggarakan di Paramadina Graduate School Jakarta pada Rabu (16/10). Laporan penelitian ini memetakan dan mengevaluasi opsi ganti rugi yang tersedia bagi buruh migran di negara asalnya. Akademisi hukum senior Bassina Farbenblum dan Eleanor Taylor-Nicholson dari Universitas New South Wales dan Sarah Paoletti dari Univ... More detail
FORUM KAJIAN PEMBANGUNAN: Multi-dimensional poverty of children in Indonesia: Introducing the associative approach in policy making 22.10.13 - FORUM KAJIAN PEMBANGUNAN Bersama ini mengundang Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk menghadiri seri Forum Kajian Pembangunan, dengan Universitas Paramadina sebagai tuan rumah pada bulan Oktober 2013, dengan program acara sebagai berikut: Jumat, 25 Oktober, 14.00 - 15.30 WIBRuang Toledo, Kampus Pascasarjana Universitas Paramadina. The Energy Building, lantai 22, SCBD Lot 11A, Jl. Jend. Sudirman 52-53, Jakarta.Multi-dimensional poverty of children in Indonesia: In... More detail
Great Britain Week Launch Great Britain Week Launch 17.09.13 -     British Embassy Jakarta will hold a “GREAT Britain Week” in Senayan City mall from 17-22 Septeember 2013. “GREAT Britain Week” is a series of high profile events showcasing the very best of British products from innovation, technology, education, fashion, sports, tourism and music. The event features the presence of experts in respective sectors from fashion designers, music bands, professors, local celebrities/models to the fastest man in the world! The Great Britain Week cele... More detail
His Royal Highness Prince Andrew To Visit Indonesia His Royal Highness Prince Andrew To Visit Indonesia 17.09.13 -   His Royal Highness Prince Andrew, the Duke of York, will visit Indonesia from 18 to 20 September 2013. The visit will focus on deepening UK bilateral relations including in trade and investment, science and innovation as well as education.   During his visit, Prince Andrew will meet Vice President Prof Dr Boediono, Co-ordinating Minister for Economic Affairs Hatta Rajasa and Trade Minister Gita Wirjawan. The visit also involves His Royal Highness attending a number of public events, i... More detail
4000 ASEAN Holding Hands around Monas 4000 ASEAN Holding Hands around Monas 17.09.13 -       The local community commonly spend their Sundays with their familys. The people of Jakarta generally enjoy exercising around the area of the National Monument (Monas). However, there was something different about Monas on Sunday (15 September 2013). Thousands of people visiting Monas held hands together encircling Jakarta's well-renowned symbol. Men and women, young and old, all crossed one hand over the other around the Monas perimeter. These were not only Jakarta citizens, but al... More detail

JEvents Calendar

February 2008
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 1

News

Interaksi Produktif Antar Warga ASEAN Bisa Hindari Perang Interaksi Produktif Antar Warga ASEAN Bisa Hindari Perang 04.12.14 -   JAKARTA - Komunitas ASEAN resmi akan dimulai pada 31 Desember 2015. Semua negara ASEAN tentunya terus menyusun strategi agar kepentingan nasionalnya tidak dirugikan. Berbagai perbedaan pendapat mulai muncul antar negara ASEAN.Hariqo Wibawa Satria dari Komunitas Peduli ASEAN mengatakan, berbagai gesekan sangat mungkin terjadi di laut, udara dan perbatasan. Namun, semua itu bisa diatasi dengan aturan yang jelas dan adil."Interaksi yang produktif dan kuat antar sesama warga negara di ASEAN bi... More detail
CoC ASEAN - Tiongkok soal laut Tiongkok Selatan CoC ASEAN - Tiongkok soal laut Tiongkok Selatan 04.11.14 -     Oleh : Mohammad Anthoni   " Kalaupun CoC berhasil tersusun, do dan dont dari CoC hanya akan efektif jika para pihak bisa saling menegakkan CoC." Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada KTT ke-24 ASEAN di Nay Pyi Taw, Myanmar, Mei lalu, tegas berujar soal persoalan Laut Tiongkok Selatan "kami tidak dapat ditarik oleh Amerika Serikat atau oleh Tiongkok."Pada KTT terakhir sebelum digantikan oleh Presiden Joko Widodo per 20 Oktober lalu itu, SBY juga meminta ke... More detail
ROARING LION AFRICA NEXT GLOBAL MARKET FRONTIER 24.10.14 - By Mohammad Anthoni Jakarta, Oct 23 (Antara) - Africa's image of being ravaged by famine, civil war, malnutrition, and disease has changed to one of deliberate progress as it has become the next global market frontier, attendees of an Africa Rising seminar noted. The recent half-day seminar was organized by the embassies of various African countries and the Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia. All five ambassadors from the African countries of Zimbabwe, South Africa, Nigeria... More detail
Palestina, Timur Tengah, dan Tanggung Jawab Indonesia: Menyongsong Kemerdekaan Palestina 22.09.14 - Oleh: Muhammad Najib Sejak runtuhnya Kesultanan Turki Usmani 1923 yang mengontrol seluruh Timur Tengah,  pengendalian Palestina beralih sepenuhnya ke tangan Inggris. Gerakan Zionis yang lama berjuang menemukan pintu masuk sejalan dengan desain Barat pasca Perang Dunia Pertama yang ingin memecah-belah Timur Tengah dan menancapkan duri di dalamnya secara permanen.Atas restu Inggris ditandai dengan Deklarasi Balfour tahun 1917 dan Bantuan Barat,  orang-orang Yahudi dari seluruh penjuru dunia ter... More detail
Indonesia Is at a Crossroads - Its Future as a Pluralistic Democracy Hangs in the Balance 01.07.14 - A nation "at the crossroads" is a well-worn and overused phrase, but it is one that befits Indonesia today. On 9 July, the world's largest Muslim-majority nation, third largest democracy, fourth most populous nation and south-east Asia's largest economy will elect a new President. The two candidates, Prabowo Subianto and Joko Widodo (known as "Jokowi") represent a very clear and contrasting choice: between the past and the future, a return to authoritarianism or a deepening of democracy, and be... More detail

Indonesian (ID)